[REVIEW] DENTISTAR, Satu-Satunya Empeng yang Didesain Anti Gigi Berongga

Desember 23, 2019



Tumbuh Kembang Anak Prioritas Ibu

Hampir semua ibu baik di Indonesia maupun diluar Indonesia akan merasakan kebahagian ketika menyaksikan tumbuh kembang si kecil sehat dan sempurna. Bersyukur akan adanya Habibi sebagai pelengkap keluargaku selama 4 bulan lebih ini, melihat kemandiriannya dan juga pengertiannya akan semua hal adalah anugerah terbesar bagi kami. Tetapi akhir-akhir ini sejak saya kembali bekerja Habibi mulai rewel seperti ada yang kurang kalau kata orang dulu mau "ngempeng". Memang saya sebelumnya tidak menggunakan empeng karena banyak sekali mitos yang beredar kalau pakai pacifier atau empeng nantinya akan mengganggu pertumbuhan gigi anak. Tapi, baru beberapa hari ini aku menemukan jurnal ilmiah dan solusinya. Baca selengkapnya! 

Sebagai orangtua di era digital, saya selalu meng-update pengetahuan saya melalui penelitian ilmiah yang memang hasil dari penelitian dan opini dokter bukan dari mitos kalangan masyarakat. Setelah saya coba cari beberapa jurnal ketemulah dengan hasil penelitian dr. Kelvin Chua. Beliau adalah dokter gigi yang sangat peduli dengan pertumbuhan gigi anak termasuk kerapihan gigi. Dr. Kelvin Chua adalah lulusan terbaik dari Universitas Nasional Singapura. Dimana beliau telah menghabiskan waktunya selama 4 tahun untuk bekerja di lembaga-lembaga termasuk rumah sakit Universitas Nasional Singapura dan pada saat itu beliau telah membuka praktik pribadi sebagai dokter gigi. Kemudian beliau dilantik ke perguruan tinggi dokter gigi international sebagai anggota akademi international kedokteran gigi dan toksikologi. 

Menurut dr. Kelvin Chua, "Pengelolaan gigi yang tidak selaras harus dimulai sedini mungkin, idealnya sejak lahir untuk mencegah pembentukan gigi yang tidak selaras. Dalam kasus di mana tidak mungkin untuk mencegah misalignment gigi, saya lebih suka mengambil pendekatan ortopedi untuk memodifikasi pertumbuhan rahang".

Menurut pengalaman dr. Kelvin Chua ketika remaja, permasalahan gigi yang tidak rata sudah terjadi sejak lama sehingga tidak sedikit para remaja ingin meluruskan gigi mereka menggunakan kawat gigi. Akan tetapi, setiap kali anak-anak hendak menggunakan kawat gigi dokter gigi akan melakukan tindakan dengan mencabut 4 gigi dan ini seperti apa yang dialami dr. Kelvin Chua ketika remaja. 

Setelah beliau bekerja sebagai dokter gigi, beliau terpikirkan hal tersebut dan berniat untuk mencari cara agar anak-anak bisa memiliki pertumbuhan gigi yang lurus dan rapih. Dr. Kelvin memilik seorang anak yang berusia 2 tahun, seusia anak-anak kita nih yang masih suka ngedot dan ngempeng yang ternyata anaknya pun selalu minum susu menggunakan botol atau dot dan kebiasaan ini membuatnya rentan akan gigi tidak rata. Beliau berpikir apa penyebab anaknya sampai memiliki gigi yang tidak rata apakah karena ia memiliki ukuran gigi yang besar atau ada masalah pada perkembangan rahangnya? 

Moms, yang kita tahu bahwa posisi lidah dan otot wajah sangat penting dan memiliki peran untuk perkembangan rahang dan posisi gigi. Dan sebenarnya penggunaan dot bisa mencegah rahang si kecil berkembang tidak sempurna. Akan tetapi, ketika kekuatan otot lidah dan otot wajah ada yang berkurang maka gigi bagian atas akan terdorong ke dalam dan perkembangan rahang akan terhambat, sehingga terjadi penumpukan. 



Seperti yang dijelaskan dalam penelitian dr. Kelvin Chua, Dalam situasi yang ideal, setiap orang seharusnya bernafas melalui hidung dan pernapasan hidung akan menghasilkan kekuatan pada langit-langit mulut (atap mulut) bukan pada bagian bawah mulut. Posisi lidah yang benar akan membantu bereaksi terhadap tekanan ke dalam dari otot pipi. Yang pada akhirnya, bibir harus dalam keadaan tertutup rapat untuk mendapat tekanan ke arah dalam pada gigi depan untuk mencegahnya menonjol ke depan. Maka jika kekuatan otot mulut baik, rahang pun akan berkembang secara normal dan gigi yang menonjol ke depan dapat dicegah. Nah untuk mencegahnya ada beberapa cara yang bisa diterapkan seperti memberikan susu botol atau menggunakan empeng atau pacifier.


Terkadang kita terlalu menutup diri dengan mitos yang beredar. Masalah umum yang membuat beberapa orang tua tidak lagi memberi empeng atau dot kepada bayinya saat rewel adalah Anterior Open Bite (gigitan depan berongga), yakni gangguan pertumbuhan gigi bayi yang diakibatkan oleh dot. 


Kondisi seperti inilah yang seringkali dikhawatirkan oleh kebanyakan orangtua bisa disebut juga "tonggos". Tentu hal seperti ini akan mengganggu kesehatan dan juga sosial anak di masa depan. Nah, aku bakal sharing lebih dalam tentang pacifier berdasarkan artikel ilmiah tentunya agar tidak ada lagi mitos yang kurang tepat beredar. Sebuah Artikel Ilmiah terbitan Pediatr Dent 2011 (33: 52-5) yang berjudul “Efficacy of a Novel Pacifier in the Prevention of Anterior Open Bite” (Khasiat dari dot baru dalam pencegahan anterior open bite) memaparkan sebuah hasil pengujian terkait masalah Anterior open bite. Pengujian dilakukan oleh sekelompok ilmuwan dari Witten/Herdecke University (Witten, Jerman) yang dipimpin oleh Dr. Stefan Zimmer. Selama 27 bulan Dr. Zimmer dan Timnya melakukan penelitian dan pengujian dot serta kaitannya dengan pertumbuhan gigi bayi, dari sejak lahir hingga usia mereka mencapai 26 bulan. Metode penelitian dilakukan dengan mengelompokkan 129 bayi (secara acak) dalam 3 grup. Grup Pertama adalah bayi yang menggunakan empeng biasa. Kemudian untuk Grup Kedua adalah bayi yang diberikan empeng merek DENTISTAR dengan desain yang sudah dirancang untuk mencegah perkembangan rahang yang sempurna. Dan Grup Ketiga adalah bayi yang tidak menggunakan empeng. 

Setelah dilakukan pengujian hasil dari pengujian tersebut, didapat hasilnya bahwa pada Grup Ketiga tidak ada bayi yang terdampak Anterior open bite (gigitan depan berongga). Hampir mendekati grup ketiga, hasil dari Grup Kedua hanya 5% bayi yang mengalami gigitan depan berongga. Sedangkan pada Grup Pertama sebesar 38% (16 dari 42 bayi) terdampak. Kesimpulannya, tidak ada perbedaan yang signifikan dari hasil pengujian antara bayi yang tidak menggunakan empeng dengan yang menggunakan dot DENTISTAR. Terbukti bahwa bayi yang menggunakan empeng DENTISTAR hampir tidak mengalami Anterion Open Bite (Gigitan Depan Berongga) sehingga dapat direkomendasikan untuk bayi di bawah 16 bulan.


Semenjak aku kembali beraktivitas di kantor, Habibi anakku usia 3 bulan mulai rewel karena tidak bisa mengempeng setiap saat. Jujur, setelah aku coba baca beberapa jurnal maupun artikel penelitian pengetahuan aku jadi lebih terbuka bahwa yang menyebabkan gigitan gigi anak berongga itu empeng yang biasa yang bentuknya lurus. Berbeda dengan empeng dari Dentistar yang sudah dirancang khusus untuk mencegah Anterior Open Bite atau Gigitan Depan Berongga.

Dental-step, Solusi Masalah Anterior Open Bite dari DENTISTAR 

Dentistar, empeng dengan desain Dental-Step untuk mencegah Anterior Open Bite

Dental-Step adalah hasil penemuan  oleh Prof. Dr. Med. Dent. Rolf Hinz, seorang ortodontis terkenal yang telah menghadirkan solusi “Dental-step” pada setiap dot DENTISTAR. Tanpa kita pikirkan hal kecil ini dimana Prof. Hinz justru mengkaji ulang dan meneliti bagaimana agar pertumbuhan rahang dan gigi anak sempurna. 

Prof. Dr. Med. Dent. Rolf Hinz

Lalu, bagaimana cara kerja dari desain dental-step yang digunakan di semua produk DENTISTAR? Pada saat bayi menggunakannya, Dental-step ini mampu mengurangi tekanan pada rahang dan gigi bayi yang baru tumbuh Mom, sehingga rahang si kecil dapat berkembang dengan baik dan sehat. Sekalian aku mau info lagi nih apaka sih uniknya desain dari pacifier DENTISTAR, jadi desainnya sudah disesuaikan secara optimal terhadap bentuk rongga mulut bayi. Dental-step yang telah dipatenkan oleh DENTISTAR ini menjadi solusi tepat bagi orang tua yang ingin memberikan dot kepada bayinya, tanpa rasa was-was bayinya mengalami Anterior Open Bite. 

Desain pacifier Dentistar terdapat lekukan pada bagian tengah 

Biasanya kalau yang Moms pernah liat bentuk empeng pada umunya lurus tidak berkelok seperti Dentistar kan? Nah ini dia yang membedakan empeng biasa dengan empeng Dentistar dong. Jadi, didesain berkelok nggak sembarangan Moms ini bertujuan untuk mengurangi jarak antara gigi seri atas dan bawah yang menyebabkan tekanan pada rahang dan gigi berkurang hingga 90%. Jadi ini dia nih keunggulannya, yaitu dengan desain Dental-step yang membuktikan bahwa empeng Dentistar mampu mencegah gigi tidak rata. 


Perbedaan empeng Dentistar dengan empeng biasa 

Hari Minggu lalu (1/12), saya seneng banget bisa interview langsung sama Mr. Alexander Struckmeier. Mr. Alex adalah Sales Director Asia, Novatex GmbH. Beliau ini adalah cucu dari Founder Dentistar loh Mom. Yap! Disini saya puas banget bisa nanya ini itu terkait empeng dan anterior open bite. Terus mitos yang beredar lainnya tentang bahaya empeng terhadap pertumbuhan gigi anak dan lain-lain. Jadi, empeng itu ada banyak manfaatnya, satu diantaranya yaitu membuat anak lebih tenang dan nyaman.


Refleks mengisap membuat anak lebih tenang dan nyaman seperti mendapat perlindungan. Padahal kebanyakan anak memang jelas berbeda ada yang baik-baik saja ketika berjauhan dengan ibunya tetapi ada juga yang sedikit rewel ketika berjauhan dengan ibunya. Nah, penggunaan empeng bisa jadi salah satu solusinya. Semenjak mulai aktif bekerja, Habibi tipikal anak yang agak rewel makanya saya pun coba untuk menggunakan empeng dari DENTISTAR ini Moms. 

Pacifier Dentistar Varian Glow in The Dark 

Nggak enak kalau cuma ceritain ya, mending sekalian aku jabarin nih step atau ukuran empeng DENTISTAR yang sesuai usia anak. Jadi pacifier dari Dentistar ini nggak cuma step 1 atau newborn aja, Dentistar hadir dengan 4 ukuran yang sudah disesuaikan dengan rahang dan gigi anak sesuai usianya.


Ukuran Pacifier Dentistar : 
  • Ukuran 0, dimana pacifier ukuran ini untuk bayi usia 0-2 bulan. Buat info juga nih Mom, kalau usia awal-awal bayi ini bagian pelindung mulutnya ini ukurannya lebih kecil karena sudah dirancang sesuai bentuk wajah bayi yang baru lahir. 
  • Ukuran 1, untuk ukuran ini diperuntukkan untuk bayi usia 0-6 bulan. Jadi penggunaan pacifier ukuran 1+ ini bisa digunakan sejak baru lahir hingga si kecil tumbuh gigi seri untuk pertama kalinya. Berbeda dengan ukuran 0+, pada ukuran ini di bagian Dental-step nya menonjol sedikit. 
  • Ukuran 2, pacifier ukuran ini diperuntukkan untuk bayi yang berusia 6-14 bulan dimana pada bagian Dental-step nya lebih menonjol untuk mengoptimalkan perkembangan alami gigi susu yang mulai tumbuh.
  • Ukuran 3, pada ukuran 3 ini adalah pacifier yang bisa digunakan untuk bayi 14 bulan keatas. Saat gigi geraham pertama muncul, tekanan pada rahang dan gigi dapat berkurang secara signifikan hingha 90% berkat Dental-Step dan pada bagian penutup mulutnya lebih besar. 

Selain pacifier, DENTISTAR juga punya produk-produk unggulan lainnya seperti :


  1. Night Pacifier size 1, 2 and 3 with capP
  2. Pacifier size 1 with cap, Flat Shield Version
  3. Glow in the Dark Teether
  4. Cooling Teether Star
  5. Oral Cleaning Finger
  6. Oral Care Set
  7. Stoppi Weaning Soother
  8. Comfort Nasal Aspirator
  9. Pacifier- and Disinfection Box
  10. Tooth Care Set
  11. Heat Sensitive Spoons
  12. Drinking Cups
  13. Food Feeder
Gimana Moms, sudah cukup jelas sekali bukan? Jadi hanya Dentistar yang mampu mencegah Anterior Open Bite itu ya, empeng lain tidak karena tidak menggunakan konsep Dental-step. Sekarang jangan galau lagi langsung aja nih belanja produk Dentistar di Blibli.com 😉

For more info : 
Instagram : @Dentistar_ID









You Might Also Like

0 komentar

Like us on Facebook

Popular Posts