Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2018

Refresh Harimu Dengan NATSBEE Honey Lemon Biar Lebih #AsikTanpaToxic

Teman-teman, saat ini polusi, debu dan racun sudah sangat dekat dengan kita terutama yang berada di atmosfer ibukota Jakarta. Aktivitas seharian di kantor bikin tubuh jadi mudah lelah dan kurang bersemangat, iya ngga sih?  Berangkat pagi-pagi udah berjumpa dengan asap kendaraan, perjalanan menuju kantor juga harus siap dengan kondisi berdesak-desakan dengan para pekerja di kendaraan umum, sesampainya di kantor, kertas memo yang menggemaskan sudah memenuhi komputer kantor dan tumpukan kerjaan yang deadlinenya besok.  Kalau sudah begini bikin suasana hari jadi kurang ceria, mudah lapar dan bikin stress ngejalaninnya. Kalau aku tuh rasanya ingin menyerah!  Tapi inilah sebuah perjalanan hidup yang harus kita lalui demi masa depan yang lebih berwarna. Nah, kita harus punya tips dan trik biar hari aktifmu tetep asik sepanjang hari.  Oh iya teman-teman, penyebaran virus sudah sangat kuat, kalau tubuh lagi kurang fit pastinya tubuh akan mudah terserang penyakit yang dibawa oleh

Serunya Para Twoddler Di Birthday Bash BC July 2016

Perlu gak sih bergabung dengan komunitas? Komunitas yang seperti apa ya yang dibutuhkan para orang tua sekaligus buah hatinya?  Ayah, Bunda bergabung pada sebuah komunitas adalah salah satu cara agar lebih mudah mendapatkan informasi dan relasi. Hal ini pun memudahkan ayah dan juga bunda dalam menanyakan suatu permasalahan yang sedang dialami pada anak agar mendapatkan solusi yang terbaik. Di zaman yang serba digital kayaknya perlu banget ya punya komunitas yang tersambung lewat Whatsapp Group untuk sekedar chit chat problema tumbuh kembang anak.  Aku bergabung di beberapa grup yang berfokuskan tentang pengasuhan buah hati. Sejak punya bayi, rasanya kayak sendirian banget karena teman-teman saya masih pada single alias sendiri jadi kurang kena gitu kalau ngobrol tentang tumbuh kembang anak. Akhirnya coba cari tau di Instagram, daan bertemulah dengan salah satu komunitas yang bagi saya unik dan menarik.  Pada hari Sabtu, 4 Agustus 2018 sebuah komunitas bayi yang tepa

Peduli Kesehatan Organ Wanita Dengan Felancy "Feel The Comfort"

inkaamalia.com -  Salah satu penyakit yang sering menghantui manusia di dunia adalah k anker. Tidak terkecuali, kanker serviks ( Cervical Cancer ). Penyakit ini menyerang kaum hawa dan jumlah penderitanya terus meningkat setiap tahunnya. Semua perempuan memiliki potensi terserang penyakit kanker serviks. Kanker serviks merupakan pembunuh dan termasuk penyakit yang paling mematikan bagi wanita. Dok. Pribadi: Bra Felancy  Hi teman-teman! Beberapa hari yang lalu aku menghadiri sebuah acara yang super lengkap karena ada sesi talkshow, sharing dan juga workshop. Aku selalu seneng setiap hadir di acara yang mengedukasi serta menginspirasi karena aku bisa banyak belajar dan terus belajar. Hari Selasa, 31 Juli 2018 kemarin aku hadir di acara Felancy Moms Beauty Blogger Gathering yang berisikan educative talkshow dan workshop di harlequin Bistro, Kemang.  Tidak hanya Felancy, RSIA Budhi Jaya dan Cancer Information & Support Centre (CISC) Community turut serta dalam terlaksa

Mengoneksikan Para Ibu Secara Digital Dengan Anmum #MumToMum Dari Ibu Untuk Ibu

inkaamalia.com  - Pekan ASI sedunia dirayakan setiap tahun pada tanggal 1-7 Agustus untuk mendorong ibu agar sukses menyusui dan meningkatkan kesehatan bayi di seluruh dunia. Dalam rangka menyuarakan pekan ASI sedunia, pada hari Rabu, 1 Agustus 2018 di Faimont Hotel, Jakarta Selatan Anmum Indonesia meluncurkan terobosan terbarunya Anmum #MumToMum yaitu sebuah platform online yang memudahkan para ibu terkoneksi secara digital untuk saling berbagi informasi, mendiskusikan berbagai topik, dan menemukan hal baru mengenai perjalanan luar biasa di masa kehamilan dan menyusui.  Suasana Di Dalam Ballroom Media Launch Anmum #MumToMum  Menurut penelitian Unicef, di Indonesia angka pemberian ASI Eksklusif masih tergolong rendah dibandingkan jumlah ibu yang menyusui (96 persen). penelitian ini didukung oleh hasil penelitian Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2017 mencatat ASI Eksklusif di Indonesia hanya sekitar 35 persen, di bawah rekomendasi WHO yakni