Jauhkan Keluarga dari Batuk Berdahak Dengan Bisolvon

Februari 01, 2019


Di tahun 2018, cuaca saat itu bisa dikatakan sangat bersahabat karena matahari selalu menyapa sepanjang hari sehingga aktivitas dapat berjalan dengan baik dan lancar. Walau cuaca sangat baik, kekhawatiran seorang ibu nggak luput dari pikiran tentunya. 

Indonesia termasuk negara tropis, dimana sangat akrab dengan udara panas dan lembab. Indonesia memiliki dua jenis musim yakni musim panas dan musim hujan. Musim hujan kini telah tiba dan turut melambaikan salamnya dengan mengguyur bumi hampir setiap hari. Saat musim hujan datang, cuaca memang lebih teras sejuk dan menyegarkan tetapi di saat musim hujan seperti ini  harus diwaspadai sebab banyak penyakit yang mengintai kesehatan keluarga sebab bakteri dan virus lebih mudah berkembang biak di musim ini. 

Jika hujan turun, biasanya menimbulkan genangan air dan banjir yang menjadi tempat berkembang biaknya bakteri dan virus penyebab penyakit. Peralihan musim menyebabkan perubahan suhu yang cukup drastis. Kondisi seperti ini menyebabkan turunnya daya tahan tubuh manusia. Daya tahan tubuh yang lemah adalah sasaran empuk bagi bakteri dan virus. Beberapa penyakit yang sering menyerang saat musim hujan adalah flu, infeksi saluran pernapasan, diare dan infeksi kulit. 



Ketika kondisi daya tahan tubuh menurun, aku udah ketar ketir nih pastinya virus mudah masuk ke dalam tubuh anggota keluargaku. Biasanya batuk yang paling sering mengintai saat peralihan musim seperti ini. Ditambah dengan cuaca yang berganti-ganti, virus lebih mudah menyebar dan menular kepada anggota keluarga lainnya. Kalau si kecil udah mulai "uhuk-uhuk" rasanya ingin sekali segera membasmi hingga ke akarnya jadi nggak sampai menular ke yang lain. 

Saat aku kontrol ke dokter, memang beliau menyampaikan bahwa batuk merupakan suatu gejala dalam melindungi tubuh dan ini reaksi yang normal. Selain sebagai proses normal untuk membantu mengeluarkan benda asing, batuk yang terlalu lama dapat menjadi gejala suatu penyakit seperti flu hingga penyakit dalam lainnya. 

Jenis-Jenis Batuk Pada Anak

Nah, saat batuk menyerang si kecil seringkali Moms hanya mengetahui batuk kering atau batuk berdahak saja. Padahal dalam kasus batuk yang dialami si kecil sangat luas dan beragam. Beda batuknya, beda juga penyebabnya Moms. Ada beberapa gejala batuk pada anak yang perlu Moms waspadai sebab bisa berakibat fatal jika dianggap batuk biasa. 

Senang sekali, saya dapat berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis anak di salah satu rumah sakit andalan saya dan keluarga. Beliau mengenyam dunia spesialis anak bisa dikatakan sudah puluhan tahun. Beliau ini adalah dokter spesialis kedua anak saya. Dr. Natalina, Sp.A - Dokter Spesialis Anak mengatakan bahwa orangtua harus mengenali jenis batuk pada anak sehingga mereka lebih tepat dalam menentukan penanganannya. 

Beliau menjabarkan bahwa batuk memang suatu bentuk respon tubuh. Namun, dalam menangani batuk pada si kecil perlu terindikasi jenis dari batuknya terlebih dahulu. Jenis-jenis batuk pada si kecil dapat dibedakan menjadi dua tipe diantaranya :
  1. Batuk Kering 
    Ketika batuk melanda, terutama batuk kering yang dialami si kecil adalah gatal pada bagian tenggorokan disertai dengan batuk. Batuk kering disebabkan karena virus sehingga produksi lendir pada saluran napas terganggu. Pada kasus batuk kering harus mencukupi kebutuhan cairan seperti mengkonsumsi air, sayur dan buah-buahan
  2. Batuk Basah
    Menurut dr. Natalina, Sp.A, batuk basah atau yang lebih dikenal dengan sebutan batuk berdahak ini menghasilkan lendir yang lebih kental. Dahak ini membantu membersihkan saluran pernapasan. Akan tetapi, kasus ini jika terjadi pada bayi perlu dibantu dengan terapi nebulizer dimana dapat membantu mencairkan dahak. batuk berdahak disebabkan oleh virus yang biasanya disertai dengan demam, hidung tersumbat dan sakit tenggorokan. Dalam kasus ini, membutuhkan waktu untuk istirahat dan perbanyak asupan cairan sehingga membuat dahak menjadi lebih encer dan mudah dikeluarkan. 
Setelah saya berbagi sedikit informasi seputar batuk, kali ini saya akan berbagi informasi tentang cara dalam mengatasi batuk yang dialami oleh keluarga nih Moms. 

Senang sekali, pada hari Jumat (25/1) saya berkesempatan hadir dalam talkshow yang menarik dengan tema "Jangan Batuk Berdahak Jauhkan Yang Dekat" bersama Bisolvon dan Fimela.com. Dalam acara ini akan membahas gejala, jenis, penyebab bahkan solusi batuk berdahak bersama beberapa narasumber yang cantik-cantik semua loh Moms dan tentunya sehati dengan kita para ibu millenial. Seneng kan ketika suara hati kita sebagai ibu bisa didengarkan eciiiyeeee

(dari kiri ke kanan) Mom Amallia Sarah, dr. Riana Wijaya dan Ibu Mega Valentia

Nggak seru dong kalau bukan ahlinya yang ngomong, acara ini dihadiri oleh Adisti Nirmala selaku Head of Marketing Sanofi Consumer HealthcareAyu Kinanti selaku Editor in Chief Fimela.comMega Valentia selaku Brand Manager Bisolvondr. Riana Wijaya sebagai Sanofi Medical Expert, dan salah satu yang mewakili ibu-ibu millenial yaitu Mom Amallia Sarah. Yang pastinya talkshow kali ini bener-bener ngebuka jalan pikiran aku banget, thats why? karena ngerasa selama ini aku bisa dikatakan mudah banget anggap remeh si batuk nakal ini. 

Dalam hal batuk, saya selalu "dipaksa" membuka lembaran yang bagi saya sangat amat menyedihkan dan memilukan. Kepergian bayi mungil (Malika Eira Shareen, 6 bulan) anak kedua saya berawal dari batuk berdahak hingga menyebabkan Pneumonia dimana Ia mengalami penumpukan dahak atau cairan di dalam paru-parunya yang menyebabkan infeksi. Tapi karena Tuhan selalu punya rencana yang jauh lebih indah, saya pun memulai untuk membuka mata, hati dan pikiran saya untuk dapat berpikir lebih jernih dan menjaga harta yang berharga lainnya yang masih saya miliki yaitu anak pertama. 


Anak kedua saya saat berusia 4 bulan

Mulai dari sini lah, kesehatan menjadi prioritas dalam jalan hidup saya. Disini saya lah yang punya peran penuh dalam memastikan kesehatan keluarga. Ibu Mega Valentia, yang bukan lagi seorang wanita biasa melainkan seorang "Super Mom" membagikan keluh kesahnya saat batuk berdahak melandanya. 

"Batuk bikin nggak pede buat aktivitas, kalau lagi batuk pasti pakai masker biar nggak nular ke orang lain. Mau cium anak juga susah. Walau udah pakai masker, tapi virus lebih mudah menular jadi orang lain pun bisa dengan cepat tertular. Kadang malah jadi batal hadir ke beberapa acara." Tegasnya 

Ibu Mega Valentia, Brand Manager Bisolvon

Seperti saya yang bekerja mobile bertemu dengan satu orang ke orang lainnya dimana penyebaran bakteri dan virus sangat mudah menyerang saya. Akan tetapi, dalam menyikapi hal ini saya lebih memilih untuk mencegahnya dengan berbagai kegiatan yang menunjang kesehatan.

Pada kesempatan kali ini, dokter Riana Wijaya menjabarkan bahaya batuk jika tidak cepat dan tepat dalam menanganinya. "Batuk dengan frekuensi melebihi 3 minggu dapat dikatakan mengalami masalah medis lebih dalam. Dimana kondisi seperti ini perlu ditangani serius dan perlu pengecekan organ dalam". Ujarnya. 

Batuk yang disertai dengan sesak pada bagian dada, bukan batuk biasa. Hal ini tentu mengganggu pernapasan dan menyebabkan hal yang lebih fatal yaitu kematian. Inilah tugas saya sebagai seorang ibu untuk selalu membagikan informasi agar masyarakat lebih aware dengan kesehatan guna menurunkan angka kematian di Indonesia. 

Dr. Riana Wijaya, Sanofi Medical Expert

Tips Sehat Di Musim Pancaroba

Di peralihan musim seperti ini penting menjaga stamina tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Terutama pada anak-anak yang disibukkan dengan berbagai aktivitas sepanjang hari. Dokter Riana Wijaya membeberkan tips sehat di musim pancaroba diantaranya : 
  • Menjaga kebugaran tubuh
  • Perbanyak makan buah dan sayur
  • Penuhi kebutuhan air dalam tubuh 
  • Persiapkan diri terhadap perubahan cuaca
  • Gunakan virus untuk melindungi tubuh dari penyebaran virus
  • Menjaga kebersihan diri dan lingkungan
Gini kadang yang bikin mommy millenial galau tuh, udah treatment dengan essensial oil ditambah dengan ekstra menjaga kesehatan tapi kok masih aja terserang batuk. Eitsss, jangan galau jangan bimbang dong Mom. Mom Amallia Sarah bercerita pengalamannya ketika si kecil mulai terserang batuk pilek padahal sudah di jaga banget. 


Mom Amallia Sarah

"Kayaknya tuh punya anak kecil harus ekstra berpengetahuan dan menggali banyak informasi seputar anak. Apalagi anakku suka banget makan permen dan makanan manis lainnya." tegasnya. Mom Amallia Sarah sempat bertanya kepada dokter Riana terkait obat batuk yang harus dikonsumsi setelah makan, Mitos atau Fakta??? 

Semua itu langsung ditepis oleh dokter Riana, "Obat yang harus dikonsumsi setelah makan biasanya mengakibatkan asam lambung naik. Jadi harus makan dulu" jawabnya. Jadi tidak semua obat batuk yang harus dikonsumsi setelah makan ya Moms. 

Pilih Obat Batuk Yang Tepat


Moms, kalau anggota keluarga terlanjur terserang batuk, apa sih yang Mom lakukan di rumah untuk mengurangi dan melegakkan batuk? Aku akan share nih obat batuk berdahak yang aman dan teruji klinis yang cocok untuk keluarga. 

Dari acara hari ini banyak banget sih informasi yang aku dapet terutama tentang cara memilih obat batuk yang tepat harus yang mengandung Bromhexine HCl. Kenapa harus yang mengandung zat ini ya? 

Ternyata Bromhexine HCl adalah zat yang digunakan untuk mengencerkan dahak pada saluran pernapasan atau yang disebut juga dengan mukolitik. Obat ini bekerja dengan cara menghambar kerja sel yang menghasilkan dahak atau mukus, sehingga menghasilkan dahak yang tidak kental dan mudah untuk dikeluarkan si penderitanya. 



Bisolvon ini adalah jenis obat yang digunakan dalam proses penyembuhan batuk yang disertai dengan dahak. Nah, di dalam obat batuk Bisolvon terkandung  Bromhexine HCl yang bekerja langsung mengencerkan dahak sehingga batuk lebih cepat reda dan bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala. Bisolvon ini salah satu obat yang suka dokter aku resepin ketika batuk berdahak melanda. Varian dari Bisolvon sendiri sangat menarik karena bervariatif dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Selain mengandung Bromhexine HCl, Bisolvon memiliki beberapa keunggulan dan alasan mengapa harus memilih Bisolvon sebagai obat batuk berdahak bagi keluarga, diantaranya :
  • Teruji aman dan klinis baik dikonsumsi untuk anak-anak
  • Terdaftar di badan BPOM
  • Tidak mengandung bahan yang menyebabkan kantuk
  • Telah 45 tahun direkomendasikan oleh para ahli sebagai obat batuk yang aman

Oh iya Mom, obat batuk sering kali bikin kantuk ya setelah mengkonsumsinya. Tapi berbeda dengan Bisolvon tidak dapat menyebabkan kantuk dan di dalam komposisi Bisolvon tidak terdapat antibiotik. Jadi sangat aman dikonsumsi seluruh anggota keluarga termasuk si kecil. 

"Kalau satu orang terserang batuk bisa jadi tertular nggak cuma untuk satu orang bahkan satu keluarga bisa menderita batuk. Nah, kita ada Bisolvon Ekstra yang dapat digunakan untuk keseluruhan keluarga. Dosisnya dapat disesuaikan, jadi kalau orang dewasa 10ml dan anaknya bisa 5ml". Ungkap Ibu Mega Valentia

Varian Obat Batuk Bisolvon 

Bagi aku, Bisolvon tuh solusi terbaik atasi batuk berdahak. Kalau udah mulai terindikasi batuk berdahak aku selalu sedia Bisolvon di rumah. Rasanya lega banget, dahak di tenggorokan jadi nggak terlalu kental dan tidak mengganggu jalur pernapasan tentunya. Nah di kegiatan aku yang sangat mobile ini, kayaknya repot banget nih bawa obat batuk sirup dan suka tumpah di dalam tas aku. 

Kemarin aku sempet diskusi sebentar nih sama Ibu Mega tentang cara penyimpanan obat batuk, "Untuk penyimpanan obat batuk harus dianjurkan di tempat yang benar jangan menyimpan obat di dalam kulkas karena dikhawatirkan terkontaminasi dengan bahan makanan mentah yang mengandung bakteri. Jadi kami menyarankan untuk menyimpan tidak lebih dari seminggu setelah proses penyembuhan batuk berdahak". Ujarnya

Bagaimana cara penggunaan obat batuk saat proses penyembuhan?

Seperti yang kita tahu, beberapa dokter menyarankan untuk selalu memastikan aturan pakai dan cara menyimpan obat berbentuk sirup. Ibu Mega Valentia berbagi tips seputar penggunaan obat yang baik dan benar. Poin ini penting banget disimak Mom untuk memperluas pengetahuan kita seputar obat-obatan, yaitu :
  1. Penggunaan obat berupa sirup hanya digunakan dalam satu kali proses penyembuhan. Jika sudah sembuh tetapi obat masih tersisa hanya bisa disimpan dalam waktu satu minggu saja. 
  2. Perhatikan dosis yang sesuai dengan kebutuhan kita. Di Bisolvon sendiri hanya perlu 10 ml persekali konsumsi. 
  3. Perhatikan tempat penyimpanan obat. Jangan satukan obat dengan bahan makanan mentah dikhawatirkan terkontaminasi dengan hal lain.
  4. Tidak perlu menyetok obat dikala tidak terserang penyakit seperti demam, batuk dan lainnya. 
Kemudian dilanjutkan dengan penjabaran varian Bisolvon nih yang sudah ditunggu-tunggu sama para ibu karena Bisolvon bisa menjadi solusi tepat ketika batuk berdahak. Varian obat batuk Bisolvon diantaranya : 

A. Bisolvon Ekstra, hadir dengan kemasan botol ukuran 125ml. Di dalam Bisolvon Ekstra terdapat kandungan Bromhexine untuk pengenceran dahak dan Guaifenesin untuk mengeluarkan dahak. Dengan rasa peppermint yang lembut dan menyegarkan ini bisa digunakan sejak usia 2 tahun. Jadi nggak perlu khawatir nih kalau satu keluarga tertular batuk berdahak bisa menggunakan Bisolvon Ekstra untuk menyembuhkan keluarga. 



B. Bisolvon Kids, anak-anak paling suka minum obat kalau ada rasanya. Pada Bisolvon Kids disediakan khusus dengan rasa strawberry dan dikemas dalam ukuran 60ml. Dijamin batuk hilang, anak kembali ceria deh


C. Bisolvon Tablet, nah buat yang sibuk banget dan nggak mau repot mengkonsumsi obat batuk sirup ini solusi banget atasi batuk berdahak anytime anywhere ya nggak sih kawula muda? Inovatif banget ya karena kalau lagi batuk berdahak bawa sirup ke kantor agak repot dan khawatir tumpah. Kalau bentuknya tablet gini kan lebih efisien, batuk reda kerja lancar. 



D. Bisolvon Solution, Kalau papah ku lagi batuk dia suka bingung harus mengobatinya dengan obat apa. Dimana rata-rata semua obat batuk mengandung gula yang lumayan tinggi. Sedangkan untuk penderita diabetes ini ancaman banget ya. Bisolvon Solution adalah sediaan bebas gula, yang sangat cocok dikonsumsi untuk penderita diabetes dan anak-anak. Ini dia inovasi terbaru dari Bisolvon. 



Karena Bisolvon dapat dibeli tanpa resep dokter, Moms bisa menemukan Bisolvon di apotek, Watson, Guardian, Minimarket terdekat rumah Moms. Ingat batuk berdahak, Ingat Bisolvon!

Gimana nih Mom penjelasan diatas seputar penyebab batuk, jenis batuk, cara mencegah batuk hingga cara mengobati batuk berdahak sudah cukup jelas ya. Batuk berdahak sangat mengganggu aktivitas maupun fisik kita. Sehingga harus cepat dan tepat dalam mengatasi batuk berdahak. Segera cari treatment dalam mengobati batuk berdahak dengan mengkonsumsi Bisolvon rutin hingga sembuh. 

Kalau sedang sakit itu artinya sebuah karunia, sebab tubuh telah mengalami masa kerja yang sangat berat ketika kita tidak sakit. Jadi dalam kondisi sakit, tubuh kita dapat beristirahat dengan baik sehingga aliran darah dan oksigen pun bisa berjalan dengan baik. Ingat! 


KALAHKAN BATUK BERDAHAK, SEKARANG!


You Might Also Like

23 komentar

  1. Wah bisolvon ini sudah 45 tahun ya, berarti sudah enggak diragukan lagi khasiatnya. Bisa untuk anak-anak juga ya, harus sedia nih dirumah. Di sini sudah mulai musim batuk, banyak yang mulai batuk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya peralihan musim spt skrg harus lebih waspada lagi mbak. Virus gampang banget berkembang biak terutama saat turun hujan

      Hapus
  2. Batuk berdahak menyiksa banget. Apalagi musim hujan begini, banyak yang terserang batuk. Ini anakku jg lg batuk. Sedia bisolvon di rumah, bisa membantu saat ada yg terserang batuk ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga segera membaik ya mbak anaknya, iya bisolvon ini sdh direkomendasikan sm dokter anak juga

      Hapus
  3. Brau tahu kalo Bisolvon punya varian buat anak. Selama ini pakenya yang reguler buat orang dewasa. Noted deh buat referensi nanti saat beli obat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak baru nih varian kids, rasa strawberry yang manis jadi anak-anak suka.

      Hapus
  4. Aku suka Bisolvon ini karena memang ampuh berantas batuk..Jadi enggak perlu lama-lama berjauhan dari orang tersayang.
    Apalagi ada varian untuk anak juga. Jadi lengkap buat stok di kotak obat di rumah!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kalau batuk suka sebel ya jadi harus berjauhan sm orang sekitar

      Hapus
  5. Bisolvon ini salah satu brand yanb tetep eksis sejak dulu ya, pastinya karena kualitasnya yang ok.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak karena khasiat yg sudah terbukti juga

      Hapus
  6. Penanganan batuk harus sesuai yah, apakah batuk kering atau batuk basah, agar proses penyembuhannya bisa cepat ditangani

    BalasHapus
  7. Indeed, batuk adalah penyakit yg rentan menyerang djmi musim pancaroba. Artikelnya lengkap bgt mom, mukai dr jenis batuk, cara penanganan dan obat yg tepat 💙

    BalasHapus
  8. wah ada buat kids yah jadi mau stock nih di rumah mba anak-anakku pada batuk berdahak soalnya suka kasian pada belum bisa keluarin dahaknya :(

    BalasHapus
  9. Notes mbaa, penjelasannya lengkap banget. Jadi, sebelum memberikan obat, kudu tahu dulu ya mba jenis batuknya apa sehingga gak asal kasih obat gitu aja. Recommended nih mba bisolvon

    BalasHapus
  10. Jaga kesehatan ya mom, musim hujan gampanh banget kena batuk dan flu nih

    BalasHapus
  11. Bisolvon ini obat batuk yang mudah ditemukan dimana2 ya mbak. AKu kalau batuk jg minumnya Bisolvon. Kalau musim pancaroba kyk skrng emang udah wajib deh kyknya nyetok obat Bisolvon biar batuk lekas hilang.

    BalasHapus
  12. Batuk berdahak itu memang mengganggu banget ya mbak. Anakku kalau batuk pasti asma dan itu memang bikin dia langsung bengek, suka sedih lihatnya. Hiks

    BalasHapus
  13. mbaak.. emang ya batuk itu ga boleh disepelekan, bisa jadi pnenunomia :( Tapi kalo obat batuk bisolvon emang kayak udah legend gitu ya.. anakku juga pernah pakai Bisolvon Kids dan lumayan ampuh

    BalasHapus
  14. Aku juga nggak pernah menyimpan obat di dalam kulkas, aku lebih pilih taruh di kotak obat, kecuali obat yang memang dianjurkan untuk disimpan di kulkas.

    BalasHapus
  15. Wah kalau anak kena sakit batuk berdahak, apalagi masih bayi, bisa kesulitan bernapas ya karena mereka masih blm bisa keluarin dahaknya. Jadi jangan sampe ketularan orang dewasa.

    BalasHapus
  16. Ya Allah, sebegitu parahnya dampak batuk berdahak untuk bayi kalo dibiarkan. Pelajaran banget buat aku nih..

    BalasHapus
  17. Anakku batuk mulai Agustus sampai sekasekar, hiks. Ga setiap hari sih, tapi hampir. Aku jadi khawatir habis nemu kata "pneumonia" ;(

    BalasHapus
  18. Pas banget, saya sekeluarga batuk gara-gara cuaca nggak menentu dan virusnya ping pong. Kemarin sempat bingung mau pilih obat merk apa, alhamdulillah nemu artikel ini. thankyou mbak Inka ^^

    BalasHapus

Like us on Facebook

Popular Posts