Film 3 Dara 2, sebuah romansa cinta pasutri yang dikemas komedi

Oktober 29, 2018


Kegiatan menonton film layar lebar sudah jarang saya lakukan lagi saat sudah memiliki anak. Seringkali saya tertinggal film-film yang seru baik dari Indonesia maupun luar negeri. Memiliki anak memang sebuah komitmen untuk merelakan sebuah aktivitas yang bisa dibilang 'me time' dari penatnya kondisi yang dijalani saat ini.

For the first time (again), Kemarin sore saya bisa kembali menikmati nyamannya kursi bioskop dan layar film yang besar. Karena temen ngajakin nobar film 3 Dara 2, saya langsung ajukan proposal kepada suami biar dapet ACC untuk pergi ke bioskop sekurang-kurangnya bisa menghilangkan penat sejenak.

Film 3 Dara 2 disutradarai oleh seorang sutradara papan atas Monty Tiwa yang berhasil merebut rasa penasaran saya dengan alur film tersebut. Peran yang dimainkan oleh beberapa aktor dan aktris ibukota pun berhasil membawa saya hanyut dalam sebuah cerita romansa pasangan suami istri yang dibumbui adegan komedi sekaligus pesan yang bermakna.


Film 3 dara 2 dibintangi oleh Tora Sudiro (Affandi), Tanta Ginting (Richard), Adipati Dolken (Jay), Fanny Fabriana (Aniek), Rania Putrisari (Kasih), dan Ovi Dian (Grace) menyajikan sebuah cerita pergantian tugas laki-laki dan perempuan dalam menjalankan sebuah rumah tangga.

Sungguh tidak disangka, sutradara Monty Tiwa berhasil membuat sebuah cerita yang tidak dapat diduga alur selanjutnya. Saya sebagai penikmat film Indonesia tidak berhasil menduga dan menebak alur film ini. Justru saya mendapatkan banyak kejutan diluar ekspektasi saya.

Film ini menceritakan sebuah perjalanan dan perjuangan tiga orang laki-laki yang sudah bersahabat sejak lama dan kini mereka berperan sebagai kepala rumah tangga. Akan tetapi, cobaan dan tuntutan mertua terus menimpa ketiganya yang pada akhirnya mereka terus berusaha mencari jalan keluar demi mendapatkan martabat mereka sebagai kepala rumah tangga.

Richard yang dianggap cenge-ngesan resmi menikahi putri dari sahabatnya, Affandi. Sedangkan Jay telah dikaruniai seorang anak laki-laki dari pernikahan resminya dengan Grace. Film ini menggambarkan sebuah cerita dengan pesan moral dan makna yang disampaikan dengan indah dan dikemas dengan sentilan komedi yang berhasil membuat seluruh penonton tertawa sejak awal mula film tersebut diputar hingga akhir cerita.

Dalam film 3 Dara part 2 banyak sekali pembelajaran yang bisa dipetik mulai dari menjaga komunikasi yang baik antara suami dan istri, kejujuran adalah sebuah prioritas utama dalam menjalin sebuah hubungan, dukungan dari pasangan berperan penting dalam suksesnya sebuah hubungan, dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan baik dalam hubungan suami istri maupun dengan orang lain. Karena kepercayaan satu sama lain adalah kunci utama kokohnya sebuah hubungan.

Tidak hanya itu, film ini berhasil membuka mata para suami untuk bisa saling menghargai kedudukan seorang istri dalam sebuah hubungan. Istri digambarkan sebagai Ratu yang mulia dengan berbagai keahliannya dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Tiga tokoh laki-laki tersebut merasa tidak mampu mengerjakan satu diantara seluruh pekerjaan rumah tangga yang bisa dilakukan seorang istri sekaligus.

Dalam film 3 Dara 2, terdapat sosok ibu mertua yang digambarkan menyebalkan dan menakutkan bagi Affandi. Kehadiran ibu mertua yang menakutkan justru membuat tokoh Affandi bangkit dan ingin mengembalikan martabatnya yang dijatuhkan oleh ibu mertuanya. Namun, sikap gegabah dan ceroboh Affandi membuat situasi menjadi lebih kacau dari sebelumnya.

Menurut aku ya nilainya 85 dari 100. Jadi ini wajib banget di tonton bersama pasangan kamu ataupun teman-teman kamu. Dijamin kalian pasti suka banget sama alur dan isi cerita film 3 Dara part 2 ini guys. 

You Might Also Like

0 komentar

Like us on Facebook

Popular Posts