Tips Sukses Menyusui Saat Berpuasa

Mei 28, 2018

   Banyak ibu menyusui yang khawatir produksi ASI menurun atau berkurang frekuensinya ketika berpuasa. Sebenarnya hal itu tidak akan terjadi jika ibu menyusui memiliki persiapan yang baik dan selalu menjaga asupannya selama berpuasa. Bukankah seorang ibu menyusui diperbolehkan tidak berpuasa? Iya benar bunda. Ibu hamil dan menyusui diperbolehkan tidak berpuasa jika khawatir atas kondisi dirinya dan anaknya. Ibu hamil dan menyusui dapat mengganti puasanya di lain waktu atau membayar fidyah. Akan tetapi, beberapa ibu hamil dan menyusui merasa mampu berpuasa hingga 30 hari kedepan. Meskipun yakin dapat menjalankan ibadah puasa sambil menyusui si kecil, tetap perlu persiapan dan pengetahun serta kondisi tubuh yang stabil. 

(diambil dari google)
     
     Seperti saya, sedang menyusui anak berusia 2 bulan dan saya ingin tetap berpuasa. Hal pertama yang saya lakukan adalah berkonsultasi kepada dokter laktasi. Sebulan sebelum memasuki bulan Ramadhan saya mengunjungi dokter laktasi saya di RS Permata Bekasi. Beliau menyarankan untuk tidak berpuasa, tetapi saya meminta saran kepada beliau bagaimana jika saya ingin berpuasa. Saran beliau hanya satu yaitu stok asi perah mulai dari sekarang. Inilah tugas dan pr saya untuk menabung ASI Perah. Kali ini saya akan berbagi tips sukses menyusui saat berpuasa. Nah seperti apa ya tips nya, Yuk disimak bunda ☺

Tips Sukses Menyusui Saat Berpuasa versi Mama Embun : 

  1. Berkonsultasi Ke Dokter atau Bidan 

    Banyak dokter yang mungkin tidak akan memberi lampu hijau kepada bunda untuk berpuasa saat masih menyusui bayi berusia di bawah 6 bulan atau ASI Ekslusif. Mengapa demikian? Pasalnya, nutrisi yang dibutuhkan bayi berusia di bawah 6 bulan hanya memerlukan ASI saja. Berpuasa artinya tidak makan dan minum selama 12 jam, hal ini dapat menyebabkan produksi ASI berkurang, asi menjadi cair dan bening bahkan membuat si kecil rewel dan mencret ini yang terjadi pada sebagian ibu menyusui di Indonesia. Dokter akan menganjurkan berpuasa bagi ibu yang sedang menyusui bayi berusia di atas 6 bulan. Sebab, pada saat itu bayi sudah diberikan makanan pendamping ASI (MPASI) dan tidak bergantung pada ASI untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Jangan memaksakan diri ya bun jika mengkhawatirkan akan terjadi kendala saat berpuasa. 
  2. Memiliki Stok ASI Perah 

    Sebelum memasuki bulan Ramadhan alangkah baiknya ibu menyusui sudah mulai memerah asi dan menyimpannya di freezer atau lemari pendingin. Jika ibu menyusui ingin berpuasa pastikan bahwa ia memiliki stok ASI Perah yang mampu mencukupi kebutuhan si kecil hingga 30 hari kedepan. Jika selama ini produksi ASI masuk pada kategori cukup atau berlimpah (deres gitu ya bun bahasanya), kemungkinan ibu menyusui tidak akan mengalami kendala selama berpuasa. Akan tetapi, bagi ibu yang produksi ASI-nya cenderung sedikit, balik lagi ke poin pertama bahwa untuk tetap mementingkan kesehatan ibu dan anak. 
  3. Niat Dan Tekad Yang Sungguh-Sungguh

    Inilah kunci kesuksesan menyusui saat berpuasa yaitu harus punya niat dan tekad yang kuat. Otak akan mengkoordinir tubuh ibu menyusui untuk tetap fit dan stabil selama berpuasa. Tekad yang sungguh-sungguh dan selalu berpikir positif dapat membantu ibu menyusui menjadi lebih bertenaga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
  4. Mengkonsumsi Vitamin Tambahan 

    Vitamin sangat dibutuhkan oleh ibu hamil dan menyusui. Ketika hendak berpuasa, ibu menyusui harus mengkonsumsi vitamin tambahan untuk menjaga kualitas dari produksi ASI. Saya pribadi mengkonsumsi tiga vitamin tambahan yaitu Blackmores Pregnancy & Breast-feeding Gold, Holisticare Super EsterC, dan CDR Calsium-D Redoxon. Ketiga vitamin ini sangat bekerja menjaga kualitas ASI saya sehingga ASI yang terproduksi tetap kental dan frekuensinya tidak menurun selama berpuasa.



  5. Perbanyak Mengkonsumsi Air Mineral 

    Lebih dari 90% kandungan dari ASI merupakan air. Ibu menyusui yang hendak berpuasa di bulan Ramadhan wajib mengkonsumsi air mineral kurang lebih 2 Liter perhari untuk tetap menjaga produksi ASI. Ini penting sekali bunda, karena ibu menyusui mengeluarkan banyak cairan sehingga banyak diantara ibu menyusui yang sering merasa haus saat berpuasa. Kekurangan cairan saat berpuasa dapat menyebabkan ibu menyusui mengalami dehidrasi dan hal ini tentu bisa berdampak buruk pada produksi ASI bunda. Lalu, bagaimana cara minumnya? Apakah langsung 3 gelas sekali minum? disimak baik-baik ya bunda. 
    Ini cara minum air di bulan puasa: 
  • 1 Gelas ketika bangun sahur 
  • 1 Gelas setelah makan sahur
  • 1 Gelas ketika berbuka puasa 
  • 1 Gelas setelah berbuka 
  • 1 Gelas setelah sholat magrib 
  • 1 Gelas setelah sholat isya 
  • 1 Gelas setelah tarawih 
  • 1 Gelas sebelum tidur 
     Sekali lagi, menyusui bukan penghalang bunda untuk tetap menjalankan ibadah puasa. Tubuh akan tetap memproduksi ASI sebagai makanan bayi. Yang terpenting, si kecil tetap menyusu dengan baik karena semakin sering si kecil menyusu, maka semakin banyak juga produksi ASI bunda. Bunda juga harus tetap menjaga tubuh bunda agar tidak dehidrasi selama berpuasa dan mengurangi aktivitas selama di bulan suci Ramadhan. Selamat berpuasa dan sukses menyusui si kecil. 

You Might Also Like

10 komentar

  1. Wah tipsnya manfaam banget nih mom untuk busui yang ragu berpuasa ketika menyusui. Aku mendadak kangen menyusui rayyan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mom aku jg awalnya ragu tapi setelah mempersiapkan semuanya aku jadi siap berpuasa sambil menyusui

      Hapus
  2. Penting banget ya minum air putih ini biar asi tetap lancar. Aku tahun kemarin alhamdulillah juga bisa tetap puasa sambil menyusui. Stop asip memang berguna banget juga bagi ibu menyusui yang mau tetap puasa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waah hebat yaa waktu itu usia baby brp bulan mom?

      Hapus
  3. Kebanyakan busui memilih tidak berpuasa sama seperti adikku yang sedang menyusui anaknya masih 1bulan, tapi ini tipsnya bisa aku berikan kepadanya. Karena sempat galau dia kemarin antara mau puasa sama enggak. Terima kasih moms untuk tipsnya

    BalasHapus
  4. Wow. Sangat lengkap suggestion nya. Pengalaman saya 5 tahun yang lalu. Ada 2 paham menurut uztad jika kita niat sedekah kepada anak dianjurkan tidak berpuasa dan siap mengganti puasa nya. Hanya diri kita sendiri yg paham kondisi nya. Dan jika kita merasa kuat secara fisik. Hormon mental dan lain ssbagainya. Sebaiknya berpuasa. Ketika baby diatas 1 tahun bisa di imbangi dengan tambahan susu formula dan makanan mpasi nya. Kunci nya harus tetap semangat. Berfikir. Berperasaan dan bersikap positive. Tuhan maha Baik. Sesungguhnya menyusui adalah Tugas yang Mulia bagi seorang Ibu. Bismillah semua karena Alloh Ta'ala.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks a lot mom sharing dan tambahan ilmunya..

      Hapus
  5. Wah bisa nih aku coba, sebentar lagi aku bakal menyusui..
    Makasi Mom tips nya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe siap mom 😘 jaga kesehatan ya moms

      Hapus

Like us on Facebook

Popular Posts